PUNCAK - Di tengah hiruk pikuk aktivitas pasar tradisional Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Jumat (27/2/2026), prajurit Satgas Yonif 142 Ksatria Jaya hadir membawa angin segar bagi perekonomian warga. Dengan langkah pasti, mereka memborong langsung hasil kebun berupa sayur-mayur dan buah-buahan dari para petani dan pedagang lokal.
Tindakan nyata ini bukan sekadar transaksi jual beli biasa, melainkan sebuah komitmen mendalam dari Satgas Pamtas RI-PNG untuk menopang denyut nadi ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan yang seringkali dihadapkan pada tantangan distribusi dan fluktuasi harga. Pembelian langsung ini memberikan kepastian pasar yang sangat dibutuhkan, membuat aktivitas di pasar pun seketika terasa lebih hidup dan bergairah.
Danpos Sinak Pasar, Letda Inf Munthe, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari pendekatan teritorial yang mereka jalankan.
“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan memborong hasil tani warga, kami berharap dapat membantu meringankan beban mereka sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di Distrik Sinak, ” ujar Munthe, Jumat (27/2/2026).
Lebih dari sekadar bantuan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana ampuh untuk merajut komunikasi yang lebih erat antara prajurit dan masyarakat. Terjalinnya hubungan yang harmonis dan saling percaya menjadi fondasi penting dalam tugas pengabdian di tanah Papua.
Para pedagang tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Aksi borong ini tidak hanya mempercepat perputaran barang dagangan mereka, tetapi juga memberikan jaminan pendapatan yang stabil bagi keluarga yang hidupnya bergantung pada hasil pertanian.
Melalui langkah konkret di Pasar Sinak, Satgas Yonif 142 Ksatria Jaya menegaskan kembali bahwa pengabdian kepada negara berjalan beriringan dengan kepedulian tulus terhadap kesejahteraan rakyat Papua. Mereka membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah wujud nyata Ksatria untuk Rakyat.

Updates.