Satgas Yonif 732/Banau Jemput Bola Layani Kesehatan Warga Lewat Program “Pastoor” di Ambobera

    Satgas Yonif 732/Banau Jemput Bola Layani Kesehatan Warga Lewat Program “Pastoor” di Ambobera

    PUNCAK - Bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI. Personel Pos Ambobera Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 732/Banau melaksanakan kegiatan Pastoor (Pelayanan Kesehatan Door to Door) di Kampung Ambobera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Senin (20/10/2025).

    Kegiatan yang dipimpin oleh tenaga medis Serda Julius bersama tim kesehatan Satgas ini menyasar rumah-rumah warga untuk memberikan layanan kesehatan secara langsung. Program *Pastoor* mencakup pemeriksaan tekanan darah, pengobatan ringan, pemberian vitamin, hingga edukasi tentang pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

    Komandan Pos Ambobera, Letda Inf Gaol, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga mitra yang peduli terhadap kesejahteraan rakyat.  

    “Melalui program Pastoor, kami ingin hadir langsung ke rumah warga untuk mendengar keluhan kesehatan mereka dan memberikan pelayanan secara humanis. Kesehatan masyarakat adalah bagian penting dari keamanan dan kesejahteraan wilayah, ” ujar Letda Gaol.

    Masyarakat Kampung Ambobera menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Salah satu warga, Mama Enis, menyampaikan rasa syukurnya karena mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh.  

    “Kami sangat senang bapak-bapak TNI datang periksa kami langsung di rumah. Biasanya kalau sakit harus jalan jauh ke puskesmas. Sekarang bisa diperiksa di sini, dikasih obat dan vitamin. Tuhan memberkati Satgas, ” ungkapnya penuh haru.

    Kegiatan Pastoor menjadi bukti nyata bahwa prajurit Satgas Yonif 732/Banau tidak hanya berperan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah terpencil Papua.

    (Umlkh 27/ AG)

    tnimanunggalrakyat yonif732banau pastoorpapua satgaspedulikesehatan papuasehat puncak papua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Senyum Harapan di Puncak Papua: Prajurit...

    Artikel Berikutnya

    Kasih Sayang Prajurit di Tanah Pegunungan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi

    Ikuti Kami