Satgas Yonif 700/WYC Sulutkan Semangat Belajar di SD Mayuberi, Anak Papua Bangga Belajar Bersama Prajurit

    Satgas Yonif 700/WYC Sulutkan Semangat Belajar di SD Mayuberi, Anak Papua Bangga Belajar Bersama Prajurit

    PUNCAK - Di tengah sejuknya udara pegunungan dan keterbatasan sarana pendidikan, semangat belajar anak-anak SD Mayuberi di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, membara kembali. Para prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) melalui Pos Titik Kuat Mayuberi hadir bukan dengan senjata, tetapi dengan buku dan papan tulis, mengisi ruang-ruang kelas dengan harapan baru.  

    Dipimpin oleh Serda Eko, para prajurit mengajar pelajaran dasar membaca, menulis, dan berhitung dengan penuh kesabaran dan kasih. Bagi anak-anak di Kampung Mayuberi, hari itu bukan sekadar pelajaran biasa, melainkan pengalaman berharga belajar langsung dari sosok yang mereka kagumi.  

    “Kami ingin anak-anak di wilayah penugasan kami merasakan semangat belajar yang sama seperti anak-anak di kota. Meski fasilitas terbatas, semangat mereka tidak pernah padam. Itu yang membuat kami terpanggil membantu guru-guru di sini, ” ujar Danpos Titik Kuat Mayuberi, Lettu Inf Arif Natsir, dengan senyum hangat. Senin (21/10/2025). 

    Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Binter terbatas yang menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pendidikan di wilayah pedalaman.  

    “Bagi kami, pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa. Mengajar di sekolah ini adalah cara kami menanamkan disiplin, rasa percaya diri, dan cinta tanah air sejak dini, ” imbuhnya.  

    Kehadiran para prajurit di sekolah disambut antusias oleh guru dan masyarakat. Bapak Erpi Deweles, guru SD Mayuberi, mengungkapkan rasa harunya atas perhatian dan dedikasi prajurit TNI.  

    “Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Sejak mereka ikut mengajar, anak-anak jadi lebih semangat datang ke sekolah. Mereka merasa diperhatikan dan bangga bisa belajar bersama tentara, ” ucap Erpi dengan mata berbinar.  

    Suasana kelas hari itu terasa hidup. Anak-anak dengan gembira membaca lantang, menjawab pertanyaan, hingga menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan suara penuh semangat. Tawa mereka berpadu dengan rasa bangga, menciptakan momen yang membekas di hati siapa pun yang menyaksikannya.  

    Tokoh masyarakat setempat, Yulianus Tabuni, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Satgas Yonif 700/WYC.  

    “Anak-anak kami sekarang makin semangat sekolah. TNI bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga bantu kami membangun masa depan lewat pendidikan, ” ujarnya.  

    Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Satgas Yonif 700/WYC membuktikan bahwa menjaga Indonesia tidak selalu dengan senjata, melainkan juga dengan ilmu dan kasih. Di pegunungan yang sunyi itu, para prajurit menyalakan api kecil semangat belajar — yang kelak akan menjadi cahaya besar bagi masa depan anak-anak Papua.  

    (Sus/ AG)

    tniuntukrakyat satgasyonif700wyc papuabelajar semangatanakpapua tnihumanis nkrihadir bintertni pendidikanuntukpapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Senyum Harapan di Puncak Papua: Prajurit...

    Artikel Berikutnya

    Safari Honai Satgas Yonif 142: Kesehatan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Paskah, Satgas Yonif 600/Modang Percantik Gereja GKI Eklesia Ilaga
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami